T - Rex Head in Nusa Penida (2018)







Tanggal Keberangkatan
11 April - 15 April 2018


This was my fourth time to be on the island of paradise, Bali. 

Perjalanan ke Bali kali ini saya bertekad untuk gak pergi ke tempat - tempat mainstream. Jangan ke Tanah Lot atau Kuta, Legian atau Jimbaran lagi deh. Walaupun masih aja diajak sunset dan dinner di Jimbaran. 

↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠

DAY 1
KUTA - SEMINYAK

Penerbangan langsung naik Garuda dari Palembang ke Bali dengan kisaran harga Rp. 1.800.000,- an oneway. Memang tidak termasuk murah, tapi kalau di hitung - hitung lebih hemat waktu karena ga harus transit di Jakarta dulu yang mana akan sampai di Bali sore hari. 

Untuk hotel memilih The Sun Hotel Legian lokasi di Kuta paling ujung karena lokasinya dekat dengan Beachwalk Shopping Mall, kalo malem disepanjang jalan banyak cafe aselole. Sekalian cuci mata liatin turis - turis bahagia banget hidupnya. Untuk hotel biayanya kisaran Rp. 800.000,- an / malam. Kita menginap 3 malam disini.


Pose cantik di depan kamar hotel

Dari Palembang pagi, sampai Bali masih siang, panas terik tanpa hujan badai, bukan saat yang tepat main di pantai. Beda dengan orang bule yang emang nyari matahari terus jemur-jemuran sampai tanned, ya karena emang di negara dia matahari jarang ada. Saya lebih memilih ke mall aja sambil nyari eskrim, kebetulan saya mau nyari sendal juga. Di Bali sendal ukurannya ada sampai 41 yang amat sangat susah dicari di Palembang. Kaki saya emang dirancang big size biar kuat jalan untuk meninggalkan jejak di berbagai penjuru dunia (aamiin). Walau sering kena body shaming tuh kaki wanita apa pria, sedih akutu.

es krim isinya kopi lumer, enak banget

Menjelang sore, mikir nih sunset enaknya dimana uy? jangan ke Kuta lah pantainya boring, ya udah deh ke Seminyak aja! (iya ini nanya sendiri jawab sendiri dalam hati).

Mengejar sunset di Seminyak

Setelah langit berubah warna menjadi kelam, melahap indahnya pemandangan senja yang disuguhkan  angkasa beberapa menit sebelumnya, saya memutuskan untuk kembali ke mall. Kali ini Dicovery Mall yang berada di pinggir pantai tidak jauh dari Seminyak. Mau dinner makan seafood aja, dulu pernah lihat ada satu restaurant yang meja makannya di dalam kolam renang berisikan air setinggi mata kaki. Pengen coba apa sih sensasinya rendem - rendem kaki sambil makan. Eh aduh! ternyata dingin ya kalo malem basahin kaki. Selepas dinner saya kembali ke hotel untuk istirahat dan ngumpulin tenaga buat trip besok ke Ubud.

Foto dari pelataran belakang Discovery mall

↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠

DAY 2
TEGALALANG - JIMBARAN

Seperti yang disebutkan di intro, ga mau ke tempat mainstream. Saya dan rombongan lainnya pergi untuk melihat Subak di Tegalalang, Ubud. Perjalanan dua jam dari Kuta. Subak merupakan metode pengairan sawah tradisional di Bali yang terkenal dan ditetapkan oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Ga banyak orang tertarik melihat Subak, karena mereka kurang memahami keunikan sistem irigasinya. 

"Ngapain jauh - jauh ngeliat sawah? di desa saya juga banyak sawah." Ya lainlah Sutejo! kalo cuma sawah biasa ngapain UNESCO menetapkan sebagai warisan budaya dunia. Ya udah deh, daripada saya harus ngejelasin ke mereka apa itu Subak selama 1 SKS tanpa dibayar, saya diemin aja kalo ada yang komen begitu kwkw! 

Yang pasti bucketlist saya yang ada sejak sering ngeliat Subak di materi kuliah S2, udah terpenuhi.

Subak di Bali

Ngaso di pendopo pinggir sawah sembari menyantap bebek


Pedagang menjajakan karya seni sebagai souvenir

Setelah puas foto - fotoin sawah, dan perut kenyang diisi bebek crispy dengan sambal matah khas Bali nya, kita melanjutkan perjalanan ke Jimbaran dengan perjalanan yang ditempuh selama 2 jam. Di Jimbaran sudah disiapkan meja untuk dinner dengan view menghadap ke laut. Saat itu masih jomblo, pengen banget menikmati indahnya warna langit yang merona bersama pasangan, tapi pasangan kagak ada, sedih. Semoga doa ini akan terkabul suatu saat. Aamin!



Malam tiba, kita kembali ke hotel jalan kaki. Di pinggir jalan, melihat sebuah kios kecil yang menawarkan one day trip ke Nusa Penida. Emang sebelumnya pernah ada ide ingin kesini, tapi hanya sebatas ide. Hingga kami melihat brosur tentang trip kesana dan berdiskusi dengan orang travelnya dan OK! we booked the ticket for tomorrow! 1 Day Trip Ticket for Rp. 850.000,- per person!

Destinasi wisatanya adalah:
Angel’s Billabong
Broken Beach (Pasih Uug)
Kelingking Beach
Crystal Bay Beach

Harga tersebut sudah termasuk:
Fast boat ticket (return)
Entrance fee
Car with air conditioner
Petrol
Parking fee
Driver/Tour guide
Lunch
Mineral water

Yeah, I know it was a spontaneous decision with no regret at all!

↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠

DAY 3
NUSA PENIDA

Setelah breakfast di hotel kita dijemput mobil bersama peserta tour lainnya dan dibawah menuju Pantai Sanur untuk naik fast boat menuju Nusa Penida. Perjalanan lamanya 1,5 jam terombang ambing di kapal cepat yang berukuran kecil diiringi panas menyengat cuaca Bali. Saya minum tolak angin dan paksakan tidur biar tidak terkena motion sickness. Gerah, dalam hati mengeluh tapi ditahan aja! 

Akhirnya kapal berlabuh di Nusa Penida, pulau di sebelah tenggara Bali seluas 202.8 km². Tetanggaan sama Nusa Lembongan dan Nusa Ceningan (waktu ke Lombok saya ada trip ke dua Nusa ini terus kenapa kagak sekalian ke Nusa Penida aja kemaren? Mikir keras!). Dari dermaganya keliatan Gunung Agung berada diseberang lautan, cantik banget! langsung lah cekrek apalagi! 


***

Kita naik mobil menuju beberapa destinasi menarik yang disebutkan diatas. Pertama ke Broken Beach dulu dan untuk mencapainya kita harus trekking ala - ala di tengah hutan. 

jalur yang dilalui

***

Broken Beach (Pasir Uug) adalah formasi pantai yang indah di ujung barat daya pulau Nusa Penida. Perjalanan kesini melalui petualangan darat di dataran batu kapur Nusa Penida.



***

Angel's Billabong adalah kolam yang terbentuk dari pasang air laut. Kalian dapat berenang di saat air surut dan ini adalah salah satu hal paling populer untuk dilakukan di Nusa Penida.




***

Kelingking Beach, berbentuk kepala T-rex yang sangat unik dan merupakan alasan utama kalian melakukan google research tentang Nusa Penida.

Dalem hati men-sugesti diri sendiri untuk tidak lihat kebawah

Bentuknya T-rex! gemes deh!

***

Crystal Bay Beach dengan kondisi air yang sangat bening. Tak hanya mempunyai kondisi air yang sebening kristal, tempat ini juga memiliki alam bawah laut yang mengagumkan dan salah satu tujuan untuk snorkeling. Saat ini saya lagi ga mengambil paket yang ada snorkellingnya karena memang masih trauma setelah apa yang terjadi di Ambon tahun sebelumnya.

Istirahat sambil melepas dahaga


Pose demi sebvvah konten instagram


Setelah puas main - main di Nusa Penida seharian, saya pun kembali ke Bali. Sesampai di hotel bukannya istirahat malah berenang!



↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠↠

DAY 4
BALI - PALEMBANG

Saatnya kembali ke rutinitas yang membunuh! pesawat kami berangkat siang ini dari Bandara Ngurah Rai menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II. Paginya saya sempatkan untuk mampir ke pusat oleh - oleh dan belanja beberapa barang. Setalah itu langsung bertolak menuju Bandara.

Emang ke Bali ga bisa cuma sekali!


See you again Bali!


Comments